Garage arrow Stories arrow Surat untuk ibu Pertiwi
Bikers Brotherhood MC - Indonesia
>>> BBMC Menu <<<
Garage
Histories
Stories
Galleries
100_1558.jpg
>>> RIDERS Menu <<<
Web Links
SiteMap
FAQ
Guest Board
Badge for Support
badge for Support

 LOCAL  CHAPTER
Jakarta Chapter
 
 PROSPECT CHAPTER
Tangerang Chapter
Subang Chapter
Garut Chapter
TasikMalaya Chapter
 
 
Links
Forum Classic Motorcycle   (4636 hits)
Mad Dog International   (1584 hits)
www.saratuspersen.com   (1311 hits)
Classic Bike Racei I...   (785 hits)
Flying Piston Grage   (2528 hits)
13 Rebels MC   (1847 hits)
Badjingan - Gass Classic   (2078 hits)
Kick ass Chopper   (2407 hits)
Malaya Chopper   (1518 hits)
www.fokz200.com   (1146 hits)
>>> Bikers Menu <<<
Mother Chapter
Bali Chapter
Jakarta Chapter
Prospect Chapter
Contacts
Visitors Counter
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday182
mod_vvisit_counterYesterday720
mod_vvisit_counterThis week4093
mod_vvisit_counterThis month16026
We have 23 guests online

BudakMotor

Deni.ibenk

Syndicate

Welcome to Bikers Brotherhood MC - Garage
Advertisement
This Site Generally use for INTERNAL COMMUNICATIONS of BBMC.
Thank You to ENTHUSIAST for Always supporting BIKERS BROTHERHOOD MC.


Surat untuk ibu Pertiwi PDF
Tuesday, 14 October 2008
Article Index
Surat untuk ibu Pertiwi
Page 2

Anak sangat memahami, rasanya terlalu sulit untuk menjadi seperti mereka pada saat ini, sebab bangsawan (orang yang besar rasa kebangsaannya) dan negarawan (para pecinta negera) di negeri kita ini hanya tinggal beberapa gelintir sebagai orang yang tersingkirkan, sisanya tinggal Sakadang Monyet dan Sakadang Kuya yang masih terus-menerus mencuri di kebun kita dan celakanya hukum tidak dapat bicara apa-apa lagi karena mulutnya diberangus dan terbungkam.

Ternyata yang Ibu ceritakan itu benar semua dan sekarang monyet-monyetnya tidak hanya mencuri pisang emas dan cabai merah bahkan mereka berani bermain wanita di kebun kita sambil berteriak-teriak “saha latah…latah…?!” Sedangkan sakadang kuya yang berlindung di balik batoknya diam-diam merangkak di tanah putih kita dan terus menghasut hingga tanpa sadar kini mereka terkena hasutannya sendiri. Jadi Bu, sekarang suara trang-trang kolentrang sudah terdengar di negara kita, maka Ibu tak perlu heran kenapa sebagian besar dari putra-putri ibu itu sudah menjadi batu seperti si Malin Kundang.

Ibu, sebetulnya masih banyak cerita yang lebih parah dan menyedihkan dari sedikit kejadian yang anak kisahkan di atas. Tapi bagaimanapun kisahnya Ibu tidak boleh marah dan tidak boleh sedih, janji ya Bu…
 
Selain pencuri (koruptor) bertambah banyak dan sudah merasuk sampai ke tingkat pemerintahan terkecil, pemerintahan besar yang dipilih rakyat untuk menata negara inipun ternyata kurang mengerti tentang ajaran Bapak. Banyak dari mereka yang tidak memahami makna lambang dalam Garuda Pancasila, misalnya; “Kemanusiaan yang adil dan beradab” lalu “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Bu, lambang-lambang negara itu kini oleh mereka hanya dianggap sebagai gambar dan bukan lagi sebagai falsafah berbangsa dan bernegara (ideologi), maka itu sebabnya di negera kita sekarang banyak yang miskin semakin sekarat dan yang kaya semakin mewah. Jadi, kelihatannya sebagian besar dari mereka itu tidak memahami arti kata ADIL maka semakin jauh mereka dari BERADAB.

Bu, hampir setiap hari anak lihat putra-putri Ibu saling cakar saling tampar dan saling menyalahkan. Lucunya mereka itu masing-masing merasa benar, setelah itu tinggal adu kekuatan dan seperti biasa siapa kuat dia yang menang. Bu politik adu domba yang dulu menghancurkan negeri kita ini mungkin masih hidup dengan nyaman mengakar hingga kebudaya hidup putra-putri Ibu Pertiwi.

Sekarang anak semakin yakin, setelah dulu Bapak diasingkan, putra-putri Ibu kini jadi tidak mengenal hidup rukun dan damai. Ibu sungguh anak kini teramat rindu kepada Bapak yang berada dalam pengasingan, mungkin Ibu tahu kabar beliau saat ini? Semoga beliau yang terasingkan oleh putra-putrinya sendiri tetap sehat dan tidak kurang sesuatu apapun serta tuhan tetap melindunginya dengan cinta dan kasih sayang-Nya.

Sebenarnya masih berjuta cerita yang ingin anak sampaikan namun anak khawatir Ibu akan semakin bersedih, sebab ceritanya banyak yang tidak enak didengar oleh Ibu yang sudah semakin tua dan rapuh.

Ibu sekian dulu surat dari anak, sekali lagi anak berharap agar Ibu kembali sehat dan jangan bersedih, sebab anak akan menjaga Ibu hingga hembusan nafas terakhir. Semoga DIA Yang Maha Adil tetap mengasihi kita semua.


Salam hormat dari anak-anak Ibu.
Bandung, 19 Juli 2008
+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
+/- Comments
Add New RSS
kuyazr macnamara  - mang uci...damang?     |202.70.61.xxx |2009-05-22 22:43:12
hehehe....sasadu wae ateuuhh...geura atuh......
LH  - BAGI RATU INDONESIA   |222.124.203.xxx |2008-11-05 02:36:04
Dulu...
Ayahku Matahari Merah
Ibuku Samudra yang Putih
dan aku anak Dewa yang
bersinar agung

Kini...
Ayahku terpenjara dalam gelap malam
Tergantikan oleh
Bulan dan Bintang
Kini...
Ibuku terhempas di batu karang
dan Aku putra Dewa yang
menanti pagi di tepi jurang

Waktu menjelang fajar...
Lihat...! Ayahku kembali
dari pengasingan malam
Ibuku menyambutnya di pasir putih degann wajah cerah
berseri

Tunggu apalagi...!
Segera aku ke langit membawa sepasang warna
Terbang
aku menunggang Garuda
Bersama saudara-saudaraku menjauh dari Hijau menyambut
Merah
Ke langit menjemput harapan untuk Indonesiaku...!
Ratu Sastrawiria   |202.138.246.xxx |2008-11-02 08:08:16
ada notes lagi neehh...hahahhahaaaa....

MAAFKAN AKU INDONESIA

Aku tidak pernah
tersentuh dengan tangisanmu
Aku tidak pernah tertarik dengan dukamu
Aku tidak
tergoyah dengan musibahmu
Tanganku tersembunyi dari masalahmu
Mataku tertutup
dari teriakkanmu
Wajahku tertunduk dari permohonan belas kasihmu

Karena anak
negerimu banyak menipu
Karena anak negerimu banyak berdusta
Karena anak negerimu
munafik
Karena anak negerimu berkhianat
Karena anak negerimu tidak mencintai
sesama
karena kangker ganas bersarang diperut bangsamu
Karena semua yang berasal
darimu kuanggap palsu

Maafkan aku Indonesia
Ratu Sastrawiria  - Bluessmann's wife   |202.138.246.xxx |2008-11-02 08:04:42
Hapunten ikutan ngisi comment nya Kang Uchi...hahahhaaa..sharing kekesalan atas
negeri ini tepatnya!!

Tuan Presiden,
Gagah engkau melangkah menaiki tangga
istana
Penuh keyakinan dan rasa syukur wajahmu tersenyum
dan para cantrik
cantrik telah menungu bolong kantongmu
mereka menyembunyikan maksud dengan lidah
mereka menjulur
liur liur mereka menetes membasahi pantat kekuasaan

Kaum kami
menunggumu tuan Presiden
Agar tuan menaburkan kedamain bagi negeri
ini
dan.......lumayan
Agar tuan menangkap bangsat bangsat
ekonomi
dan.........lumayan
agar tuan tidak ikut bermain lumpur
korupsi
dan......... belum terdengar
agar tuan bersikap
dan...... hmmmmmm

Tuan
Presiden yang kami cintai
Sepenuh harap kami taruh
Tuan jangan terlalu santun
menindak kelicikan
jangan terlalu baik memberangus kejahatan
karena iblis tidak
kenal moral
iblis jahat atas nama dirinya
mereka pabrik kenajisan itu
sendiri

Tuan Presiden
kami masih melihat tuan bai...

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."



 
Next >

Latest Comments


Support Site

Spreadfirefox Button

You Need Hi-speed connections
to Browse this Site.
The best view 1024x768
with Firefox

:: 2008 Body Work Modification >>Budak Motor<< - Brotherhood Inc. ::
Today is :Saturday, 19 May 2012